Liberalisme awalnya adalah sebuah gerakan pemikiran yang terjadi di Eropa antara abad ke-15-17. Gerakan ini bermaksud melawan hegemoni gereja dan para penguasa feodal saat itu. Karena sebelumnya ilmu pengetahuan dan sains berada di bawah kekangan dogma gereja yang dibantu para penguasa. Perkembangan ilmu pengetahuan dan sains harus sesuai dengan doktrin-doktrin keimanan gereja, jika bertentangan maka ilmu pengetahuan dan sains-lah yang harus “kalah”, seperti yang terjadi pada Copernicus dan Galileo. Maka selama ribuan tahun akal kalah total dan iman (Kristen) menang mutlak.
Keadaan seperti itu berlangsung ribuan tahun, sampai munculah gerakan pencerahan yang dimulai oleh seorang pemikir bernama Rene Descartes. Setelah itu, bagaikan bendungan jebol, bermunculanlah pemikir-pemikir lainnya. Tujuan mereka, walaupun dengan jalan berbeda-beda, adalah satu, mengalahkan dominasi iman atas akal.
Tetapi sejarah berulang, sofisme Yunani terulang lagi, Ahmad Tafsir menyebutnya sofisme mode...